Accounting Standard Resume (PSAK 46 bagian 3)
PENGAKUAN PAJAK KINI DAN PAJAK TANGGUHAN
Perlakuan akuntansi untuk pajak kini dan pajak tangguhan yang berasal dari transaksi atau peristiwa lain konsisten dengan perlakuan akuntansi untuk transaksi atau peristiwa tersebut.
Pos yang Diakui dalam Laba Rugi
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai penghasilan atau beban dalam laba rugi periode, kecuali sepanjang pajak penghasilan yang timbul dari:
(a) transaksi atau peristiwa yang diakui, pada periode yang sama atau berbeda, di luar laba rugi baik dalam penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas; atau
(b) kombinasi bisnis (selain akuisisi entitas investasi).
Sebagian besar aset dan liabilitas pajak tangguhan timbul karena penghasilan atau beban diakui dalam perhitungan laba akuntansi pada satu periode, tetapi diperhitungkan dalam laba kena pajak (rugi pajak) pada periode yang berbeda. Pajak tangguhan yang timbul diakui dalam laba rugi.
Jumlah tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat berubah walaupun tidak ada perubahan pada jumlah tercatat perbedaan temporer terkait. ini dapat dihasilkan dari, sebagai contoh:
(a) perubahan tarif atau peraturan perpajakan;
(b) penilaian kembali tingkat pemulihan aset pajak tangguhan; atau
(c) perubahan perkiraan cara memulikan asset.
Pajak tangguhan diakui dalam laba rugi, kecuali terkait pos yang sebelumnya diakui laba rugi.
Pos yang Diakui di Luar Laba Rugi
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui di luar laba rugi jika pajak terkait pos yang pada periode yang sama atau berbeda, diakui di luar laba rugi.
SAK mensyaratkan atau mengizinkan pos tertentu diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Contoh pos tersebut adalah:
(a) perubahan jumlah tercatat yang timbul dari revaluasi aset tetap; dan
(b) selisih kurs dari penjabaran laporan keuangan kegiatan usaha luar negeri.
SAK mensyaratkan atau mengizinkan pos tertentu dibebankan atau dikreditkan secara langsung ke ekuitas.
Dalam keadaan tertentu mungkin sulit untuk menghitung jumlah pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang diakui di luar laba. Hal tersebut mungkin terjadi ketika
(a) tarif pajak penghasilan bersifat progresif dan tidak mungkin menentukan tarif pajak tertentu yang dikenakan atas komponen tertentu dari laba kena pajak (rugi pajak);
(b) perubahan tarif pajak atau peraturan pajak yang mempengaruhi aset atau liabilitas pajak tangguhan; atau
(c) entitas menentukan bahwa aset pajak tangguhan diakui, atau tidak lagi diakui secara penuh, dan aset pajak tangguhan (secara keseluruhan atau sebagian) terkait dengan pos yang sebelumnya diakui di luar laba rugi.
Amortisasi aset revaluasian dan penyusutan atau amortisasi aset berdasarkan biaya perolehan. Jika entitas melakukan pengalihan tersebut, maka jumlah yang dialihkan adalah neto dari pajak tangguhan terkait.
Jika aset direvaluasi untuk tujuan pajak dan revaluasi tersebut terkait dengan akuntansi revaluasi suatu periode lebih awal, maka pengaruh pajak baik aset revaluasi maupun penyesuaian dasar pengenaan pajak diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya.
Pembayaran dividen kepada pemegang saham, disyaratkan untuk membayar sehagian dari dividen tersebut kepada otoritas perpajakan atas nama pemegang saham. Jumlah yang dibayarkan atau terutang kepada otoritas perpajakan dibebankan ke ekuitas sebagai bagian dari dividen.
Pajak Tangguhan yang Timbul dari Kombinasi Bisnis
Perbedaan temporer mungkin timbul dari kombinasi bisnis. Sebagai konsekuensinya, aset dan liabilitas pajak tangguhan tersebut mempengaruhi jumlah goodwill atau keuntungan dari pembelian dengan diskon yang diakui entitas.
Pihak pengakuisisi dapat mempertimbangkan kemungkinan pemulihan aset pajak tangguhannya yang tidak diakui sebelum kombinasi bisnis.
Entitas mengakui manfaat pajak tangguhan yang diperoleh yang direalisasikan setelah kombinasi bisnis sebagai berikut:
(a) mengurangi jumlah goodwili terkait akuisisi;
(b) seluruh manfaat paak tangguhan lain yang diperoleh diakui dalam laba rugi.
Pajak Kini dan Pajak Tangguhan yang Timbul dari Transaksi Pembayaran Berbasis Saham

Entitas menerima pengurangan pajak (yaitu jumlah yang dapat dikurangkan dalam penghitungan laba kena pajak) terkait dengan remunerasi yang dibayarkan dengan saham, opsi saham, atau instrumen ekuitas lain. Maka jumlah pengurang pajak tersebut dapat berbeda dari beban remunerasi kumulatif terkait dan mungkin muncul pada periode akuntansi kemudian.
Perbedaan antara dasar pengenaan pajak atas jasa pekerja yang diterima pada tanggal tersebut (merupakan jumlah yang diizinkan otoritas perpajakan sebagai suatu pengurang pada periode masa depan), dengan jumlah tercatat nihil adalah perbedaan temporer dapat dikurangkan yang dihasilkan aset pajak tangguhan.
Jumlah pengurang pajak mungkin berbeda dari beban remunerasi kumulatif yang terkait.
PENYAJIAN
Saling Hapus
Entitas melakukan saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini jika dan hanya jika, entitas:
(a) memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang diakui; dan
(b) memiliki intensi untuk menyelesaikan dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Walaupun aset dan liabilitas pajak kini diakui dan diukur secara terpisah, aset dan liabilitas pajak kini tersebut saling hapus dalam laporan posisi keuangan.
Dalam laporan keuangan konsolidasian, aset pajak kini dari suatu entitas dalam kelompok usaha dapat saling hapus terhadap liabilitas pajak kini entitas lain dalam kelompok usaha tersebut.
Entitas melakukan saling hapus aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan hanya jika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini.
Untuk menghindari kebutuhan perjadwalan rinci atas pembalikan setiap perbedaan temporer, maka Pernyataan ini mensyaratkan entitas untuk saling hapus aset pajak tangguhan terhadap liabilitas pajak tangguhan dari entitas kena pajak yang sama.
Entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus dan memiliki intensi menyelesaikan secara neto untuk suatu periode tetapi tidak untuk periode lain.
Beban Pajak

Beban (Penghasilan) Pajak Terkait dengan Laba Rugi dari Aktivitas Normal

Beban (penghasilan) pajak terkait dengan laba rugi dari aktivitas normal disajikan sebagai bagian dari laba rugi dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Selisih Kurs atas Aset atau Liabilitas Pajak Tangguhan Luar Negeri

Selisih kurs dari penjabaran aset atau labilitas pajak tangguhan yang berasal dari penjabaran laporan keuangan entitas asing diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
PENGUNGKAPAN
Komponen beban (penghasilan) pajak dapat mencakup: beban (penghasilan) pajak kini; penyesuaian apapun yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode sebelumnya; jumlah beban (penghasilan) pajak tanggahan yang berasal dari timbulnya perbedaan temporer dan pembalikannya.
Berikut ini hal-hal yang juga diungkapkan secara terpisah: gabungan pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas; penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi; penjelasan mengenai perubahan tarif paiak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumya; dsb.
Entitas mengungkapkan jumlah aset pajak tangguhan dan sifat yang mendukung pengakuannya.
Entitas mengungkapkan sifat konsekuensi pajak penghasilan potensial yang ditimbulkan dari pembayaran dividen kepada pemegang sahamnya.
Pengguna laporan keuangan untuk memahami kewajaran hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dan memahami faktor signifikan yang mungkin mempengaruhi hubungan tersebut di masa depan.
Untuk menjelaskan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi, entitas menggunakan tarif pajak berlaku yarg memberikan informasi paling bermanfaat bagi pengguna laporan keuangan.
Tarif pajak efektif rata-rata merupakan beban (penghasilan) pajak dibagi dengan laba akuntansi.
Menghitung jumlah liabilitas pajak tangguhan yang tidak diakui yang timbul dari investasi pada entitas anak, cabang dan entitas asosiasi, serta kepentingan dalam pengaturan bersama.
Mengungkapkan sifat konsekuensi pajak penghasilan potensial pembayaran dividen kepada pemegang saham.
Menghitung total jumlah konsekuensi pajak penghasilan potensial yang akan dihasilkan dari pembayaran dividen kepada pemegang saham.
Entitas yang disyaratkan untuk menyediakan pengungkapan juga disyaratkan untuk menyajikan pengungkapan sehubungan dengan perbedaan temporer.
Liabilitas kontinjensi dan aset kontinjensi timbul sebagai contoh akibat perselisihan dengan otoritas perpajakan yang tidak dapat diselesaikan.
Keterangan:
1. Remunerasi adalah jumlah total kompensasi yang diterima oleh pegawai sebagai imbalan dari jasa yang sudah dikerjakannya. Biasanya bentuk remunerasi ini diasosiasikan dengan penghargaan dalam bentuk fresh money / uang (monetary rewards), atau bisa diartikan juga sebagai upah atau gaji (salary).
Sumber: Standar Akuntansi Keuangan (SAK), efektif per 1 Januari 2018, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Leave a Reply