PSAK 55 (Bagian 3)

55

Keuntungan dan kerugian

Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keungan atau liabilitas keuangan yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai dikaui sebagai berikut : (a) keuntungan atau kerugian atas aset keuangan atau liabilitas keuangan yang diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diakui dalam laba rugi (b) Keuntungan atau kerugian atas aset keaungan yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual diakui dalam penghasilan komperhensif lain, kecuali untuk kerugian penurunan nilai dan keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, sampai aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya .

Untuk aset keuangan dan liabilitas keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi, keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi ketika aset keungan atau liabilitas keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, dan melalui peroses amortisasi. Akan tetapi, untuk aset keuangan atau liatilitas keuangan yang merupakan item yang dilindungi nilai akuntansi untuk keuangan atau kerugiannya mengikuti ketentuan.

Jike entititas mengakui aset keuangan dengan menggunakan akuntansi tanggal penyelesaian, maka setiap perubahan dalam nilai wajar aset yang akan diterima antar tanggal transakasi dan tanggal penyelesaian tidak diakui untuk aset yang dicatat apda biaya perolehan atau biaya perolehan diamoritasasi. Akan tetapi, untuk aset yang diukur pada nilai wajar, maka perubahan dalam nilai wajar tersebut diakui dalam laba rugi atau dalam penghasilan komprehensif lain

Penurunan Nilai dan Tidak Tertagihnya Aset Keuangan

Pada setiap akhir periode pelaporan entitas mengevaluasi apakah terdapat bukti objektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai

Aset keuangan atau kelompok aset keunagan diturunkan nilainya dan kerugian penurunan nilai telah terjadi, jika dan hanya jika, terdapat bukti objektif mengenai penurunan nilai sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset tersebut, dan persitiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan dari aset keuanga atau kelompok aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal. Bukti objektif bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai karena mengenai peristiwa berikut ini (a)kesuilitan keunagan signifikan yang dialami penerbit atau pihak pihak peminjam (b)pelanggaran kontrak (c)pihak pemberi pinjaman, dengan alasan ekonomik atau hukum sehubungan denga kesulitan keuangan yang dialami (d)terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan (e)hilangnya pasar aktif dari aset keuangan akibat kesulitan keuangan atau (f) data yang dapat diobservasi mengindikasikan adanya penurunan yang dapat diukur atas estimasi arus kas msa depan

Menghilangnya pasar aktif karena instrumen keuangan entitas tidak lagi diperdagangkan secara publik bukan merupakan bukti adanya penurunan nilai. Turunnya peringkat kredit entitas bukan, dengan sendirinya., merupakan bukti adanya penrunan nilai. Penurunan dalam nilai wajar aset keuangan di bawah biaya perolehan atau biaya perolehan diamortisasi tidak serta merta dapat dianggap sebagai bukti terjadinya penrunan nilai

Sebagai tambahan terhadap jenis peristiwa di paragraf sebelumnya, bukti objektif mengenai penurunan nilai investasi pada instrumen ekuitas mencakup informasi mengenai perubahan signifikan yang berpengaruh buruk terhadap lingkunga teknologi, pasar, ekonomik, atau hukum di wilayah tempat pihak peneribit menjalankan usahanya, dan mengindikasi bahwa biaya perolehan investasi pada instrumen ekuitas tersebut mungkin tidak bisa diperoleh kembali.

Dalam beberapa kasus, data yang dapat diobservasi yang diperlukan untuk mengestimasi jumlah kerugian penurunan nilai aset keuangan mungkin terbatas atau tidak lagi relevan sepenuhnya dengan situasi saat ini. Sebagai contoh, hal ini terjadi ketika pihak peminjam mengalami kesulitan keuangan dan hanya sedikit informasi historis yang tersedia kenaan dengan pihak peminjam yang serupa. Dalam kasus tersebut, entitas menggunakan pertimbangan berdasarkan pengalamannya untuk mengestimasi jumiah kerugian penurunan nilal. Serupa dengan hal tersebut, entitas juga menggunakan pertimbangan berdasarkan pengalamannya untuk menyesuaikan data yang dapat diobservasi mengenai kelompok aset keuangan untuk mencerminkan keadaan saat ini. Penggunaan estimasi yung rasional merupakan bagian penting dalam penyusunan laporan keuangan dun tidak mengurangi keandalannya.

Aset Keuangan yang Dicatat pada Biaya Perolehan Diamortisasi

Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas pinjaman yang diberikan dan piutung atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi, maka jumluh kerugian tersebut diukur sebugui selisih antara jumlah tercatat uset dan nilai kini estimasi arus kas masa depan (tidak termasuk kerugian kredit masa depun yang belum terjadi yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif awal dari aset tersebut. Jumlah aset tersebut dikurangi dengan cara langsung maupun menggunakan cadangan. Jumalh kerugian yang terjadi diakui pad laba rugi

Entitas pertama kali menentukan sebagian dari masing-masing aset keuangan yang signifikan, dan individu atau kolektif untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara individual.  Jika tidak ada ketentuan tentang penurunan nilai aset keuangan yang dikeluarkan oleh individu, teriepas aset keuangan ini signifikan atau tidak, maka entitas memasukkan aset tersebut ke dalam kelompok aset keuangan yang memiliki ciri-ciri risiko kredit yang Terkait dan memperbolehkan peningkatan nilal kelompok teracbut  secara kolektif.  Aset yang diturunkan dinilai secara individual, dan untuk itu kerugian penurunan nilai diakui atau tetep diakui penilaiannya tetap, tidak termasuk dalam penilaianpenurunan nilai kolektif.

Jika pada periode selanjutnya, jumlah kerugian penurunan nilai dan penurunan tersebut dapat dilakukan dengan objektif yang ditampilkan setelah penurunan nilai evaluasi, maka kerugian penurunan nilai yang sebelumnya telah dibalik, baik secaru langsung, atau  dengan menyesuaikan akun cadangan. Pemulihan tersebut tidak dapat mengakibatkan jumlah tercatat aset keuangan melebihi biaya perolehan diamortiasi sebelum adanya pengakuan penurunan nilai pada tanggal pembalikan dilakukan.

Aset Keuangan yang Dicatat pada Biaya Perolehan

Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas instrumen ekuitas yang tidak memiliki harga kuotasian di pasar aktif dan yang tidak diskur pada nilai wajar karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal, atau atas aset derivatif yang terkait dan harus diselesaikan dengan penyerahan instrumen ekuitas tersebut, maka jumlah kerugian penurunan nilai diukur berdasarkan selisih antaru jumlah tercatat aset keuangan dan nilai kini dari estimusi arus kas masa depan yang didiskontokan pada tingkat imbal hasil yang berlaku di pasar untuk aset keuangan serupa. Kerugian penurunan nilai tersebut tidak dapat dibalik.

Aset Kenangan Tersedia untuk Dijual

Jika penurunan dalam nilai wajar atas aset keuangan tersedia untuk dijual telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan terdapat bukti objektif balwu aset tersebut mengalami penurunan nilai, maka kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi meskipun aset keuangan tersebut belum dihentikan pengakuannya.

Jumlah kerugian kumulatif yang direklasifikasikan dari ekuitas ke laba rugi merupakan selisih antara biaya perolehan dan nilai wajar kini, dikurangi kerugian penurunan nilai aset keuangan yang sebelumnya telah diakui dalam laba rugi.

Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi atas investasi instrumen ekuitas yang diklasifikasikan sebagui tersedia untuk dijual tidak dibalik melatui laba rugi.

Jika, pada periode selanjutnya, nilai wajar instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual meningkat dan peningkatan tersebut dapat dikaitkan secara objektif dengan peristiwa yang terjadi seteluh pengakuan kerugian penurunan nilai dalam laba rugi, maka kerugian penurunan nilai tersebut dibalik melalui laba rugi.

LINDUNG NILAI

Jika terdapat hubungan lindung nilai yang teiah ditetapkan antura instrumen lindung nilai dan item yang dilindung nilai, maka akuntansi untuk keuntungan atau kerugian ates instrumen lindung nilai dan item yang dilindung nilai.

Instrumen yang Memenuhi Kualifikasi Lindung Nilai

Pernyataan ini tidak membatani situasi di mana derivatif dapat ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai, kecuali untuk sejumlah opsi yang diterbitkan. Akan tetapi, aset keuangan nonderivatif atau liabilitas keuangan nonderivatif dapat ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai hanya untuk lindung nilai risiko perubahan nilai tukar.

Untuk tujuan akuntansi lindung nilai, hanya instrumen yang melibatkan pihak eksternal dari entitas pelapor yang dapat ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai. Walaupun entitas individual dalam kelompok usaha yang dikonsolidanikan atau divisi dalam satu entitas dupat melakukan transaksi lindung nilai dengan entitas lain dalam kelompok usaha yang dikonsolidasikan divisi dalam entitas tersebut, tetapi transaksi intrakelompok usaha tersebut dieliminasi dalam konsolidasi Oleh karena itu, transaksi lindung nilai tersebut tidak mememuhi kualifikasi akuntansi lindung nilai dalam laporan keuangan konsolidasian dari kelompok usaha tersebut. Akan tetapi, transaksi tersebut mungkin memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai dalam laporan keuangan individual atau laporan keuangan tersendiri sebagai informani tambahan dalam laporan keuangan konsolidasian sepanjang entitas tersebut merupakan pihak eksternal terhadap entitai individual yang dilaporkan.

Penetapan Instrumen Lindung Nilai

Pada umumnya terdapat satu ukuran nilai wajar untuk instrumen lindung nilal Necara keseluruhan, dan faktor-faktor yang menycbabkan penyebab perubahan dalam nnilai wjar adalah saling terkait. Dengan demikian, instrumen lidung nilai yang secara kesuluruhan nilainya. Pengecualian yang diizinkan hanya: (a) pemisahan nilai intrinsik dan nilai waktu dari kontrak opsi dan penetapannya sebagai instrumen lindung nilai hanya untuk perubahan nilai intrinsik dalam opsi dan tidak termasuk perubahan dalam nilai waktunya; dan (b) pemisahan elemen bunga dan harga saat ini (spot price) dari kontrak berjangka. Pengecualian tersebut dizinkan karena nilai intrinsik opsi dan premi kontrak. berjangka umumnya dapat diukur secara terpisah. Strategi lindung nilai yang dinamis yang menilal nilai intrinsik dan nilai waktu dari kontrak opsi dapat memenuhi kualifikasi untuk akuntansi lindung nilal

Proporsi dari kescluruhan instrumen lindung nilai, misalnya 50% dari jumlah nosional, dapat ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dalam suatu hubungan lindung nilai. Akan tetapi, hubungan lindung nilai dapat tidak ditetapkan hanya untuk satu bagian saja dari periode waktu di mana instrumen lindung nilai masih berjalan.

Satu instrumen lindung nilai dapat ditetapkan sebagai lindung nilai atas lebih dari sutu jenis riaiko sepanjang (a) risiko yang dilindung nilai dapat diidentifikasi secara jelas (b) efektivitas dari lindung nilai dapat dibuktikan; dan (c) dimungkinkan untuk memastikan bahwa terdapat penetapan secara spesifik dari instrumen lindung nilai dan posisi risiko yang berbeda.

Dua atau lebih derivatif, atau proporsinya, dapat dianggap sebagai kombinasi secara bersama-sama ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai, termasuk ketika risiko yang timbul dari sejumlah derivatif sailing hapus dengan risiko yang timbui dari derivatif lain. Akan tetapi, interest rate collar atau instrumen derivatif lain yang merupakan kombinasi dari opsi yang diterbitkan dan opsi yang dibeli tidak memenuhi kriteria sebagai instrumen lindung nilai jika kombinasi tersebut pada dasarnya menghasilkan opsi yang diterbitkan secara neto (terdapat penerimaan premi neto).

 

Footnote :

(1)kuotasian adalah penawaran harga terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.

 

Leave a Reply