Pengertian

Life Cycle Costing merupakan teknik manajemen yang digunakan untuk mengidentifikasi dan memonitor biaya produk selama siklus hidupnya. Siklus hidup meliputi semua tahap, mulai dari perancangan produk dan pembelian bahan baku hingga pengiriman dan pelayanan atas produk yang sudah jadi. LCC dapat dijelaskan sebagai sebuah penilaian secara ekonomi dalam menentukan alternatif desain dengan memperhitungkan seluruh Biaya signifikan selama masa pakai gedung yang ditentukan dari masing-masing alternatif, yang dinyatakan dalam nilai dolar ekuivalen (Kirk & Dell’Isola, 2003). LCC juga dapat dikatakan sebagai sebuah metode yang digunakan untuk melihat keefektifan biaya sepanjang waktu pemakaian suatu desain gedung dengan desain yang lainnya (USDA Forest Service, Technology and Development, 2013)

Tujuan dan manfaat Life Cycle Costing

  1. Meningkatkan kesadaran akan biaya/ ongkos: faktor yang menyebabkan biaya dan sumber yang dibutuhkan
  2. Dapat mengevaluasi alternatif asset yang harus dipilih dengan memperhatikan kinerja selama asset tersebut akan dipakai
  3. Dapat mengevaluasi dan memilih asset dengan memperhatikan kesesuaian kinerja dan layanan yang diinginkan
  4. Dengan penerapan LCC biaya operasi dan pemeliharaan dapat dikurangi
  5. Dapat menjelaskan hubungan antara fungsi dan keandalan dengan biaya/ongkos
  6. Mengerti latar belakang secara teori tentang time value of money dalam proses pengambilan keputusan

Komponen Biaya

Total biaya dalam Life Cycle Costing dibagi menjadi 3, yaitu:

  1. Biaya hulu, terdiri dari riset dan pengembangan, desain yang membuat prototype, pengujian, teknis, dan pengembangan kualitas.
  2. Biaya produksi, terdiri dari pembelian, biaya produksi langsung, biaya produksi tidak langsung.
  3. Biaya hilir, terdiri dari pemasaran dan distribusi pengemasan, pengangkutan, contoh, promosi, advertensi, dan pelayanan serta garansi keluhan, pelayanan, pertanggungjawaban produk, dukungan kepada pelanggan.

Penggunaan Model  dalam LCC

  1. LCC untuk Customer

Dengan menggunakan LCC, pelanggan dapat mengevaluasi dan membandingkan produk-produk alternatif. Dengan menggunakan LCC, pelanggan dapat menilai kelayakan ekonomi proyek atau produk.

  • LCC untuk Supplier

Dengan menggunakan LCC, Supplier dapat mengoptimalkan desain mereka dengan mengevaluasi alternatif dan dengan melakukan studi trade-off dan dapat mengevaluasi berbagai strategi biaya operasi dan pemeliharaan (untuk membantu pengguna produk).

Sumber :

Center, T. (2002, Februari 18). Life Cycle Costing. Diambil kembali dari Training Center: https://www.trainingcenter.co.id/life-cycle-costing-whole-life-costing

Faza, N. S. (2019, Desember 10). Life Cycle Costing. Diambil kembali dari Widyatama Blog: http://nida.blog.widyatama.ac.id/2019/12/10/life-cycle-costing/

Junus , T., & Fitria, D. (2019). Pengambilan Keputusan Investasi dengan menggunakan Metode Life. Green Building Engineers, 1-8.

Leave a Reply