Accounting Standar Resume (ISAK 10)

ISAK 10PROGRAM LOYALITAS PELANGGAN

PENDAHULUAN

Program loyalitas pelanggan digunakan entitas untuk menyediakan insentif kepada pelanggan untuk membeli barang atau jasa mereka. Jika pelanggan membeli barang atau jasa, entitas akan memberikan poin penghargaan kepada pelanggan. Pelanggan dapat menukar kredit penghargaan tersebut dengan barang atau jasa secara gratis atau dengan potongan harga.

Program tersebut dilaksanakan dengan berbagai cara. Pelanggan mungkin disyaratkan untuk mengakumulasi jumlah atau nilai penghargaan minimum tertentu sebelum dapat melakukan penukaran.

Interpretasi ini berlaku untuk pola penghargaan yang :

  1. Entitas memberikan kepada pelanggannya sebagai bagian dari transaksi penjualan.
  2. Bergantung pada pemenuhan terhadap setiap kondisi lebih lanjut yang dupersyaratkan, pelanggan dapat menukar barang atau jasa secara gratis atau dengan potongan harga di masa depan.

Interpretasi ini membahas beberapa hal yaitu :

  1. Apakah kewajiban entitas untuk menyediakan harga atau jasa secara gratis atau dengan potongan harga di masa depan diakui dan diukur dengan :
  2. Mengalokasikan sejumlah tertentu imbalan yang diterima atau tagihan dari transaksi penjualan pada poin penghargaan dan menangguhkan pengakuan pendapatan; atau
  3. Menyediakan sejumlah biaya masa depan diestimasi untuk memberikan pola penghargaan.
  4. Jika imbalan dialokasikan pada pola penghargaan :
  5. Berapa jumlah yang dialokasikan;
  6. Kapan pendapatan diakui; dan
  7. Jika pihak ketiga yang memberikan pola penghargaan, maka bagaimana pendapatan tersebut diukur.

INTERPRETASI

Entitas mencatat poin penghargaan sebagai komponen yang diidentifikasikan secara tersendiri dari transaksi penjualan saat diberikan.

Imbalan yang dialokasikan pada pola penghargaan diukur dengan mengacu pada nilai wajarnya.

Jika entitas sendiri yang memberikan penghargaan tersebut, maka entitas mengakui imbalan yang dialokasikan pada poin penghargaan sebagai pendapatan pada saat poin penghargaan ditukar dan entitas telah memenuhi kewajiban untuk memberikan penghargaan.

Jika pihak ketiga yang memberikan penghargaan, maka entitas menilai apakah entitas mengakumulasi imbalan yang dialokasikan pada pola penghargaan untuk kepentingan sendiri atau untuk kepentingan pihak ketiga.

  1. Jika entitas mengakui imbalan untuk kepentingan pihak ketiga maka entitas mengukur pendapatan sebagai jumlah neto yang diperoleh untuk kepentingan sendiri atau mengakui jumlah neto tersebut sebagai pendapatan pada saat pihak ketiga berkewajiban untuk memberikan penghargaan dan berhak menerima imbalan atas tindakan yang dilakukannya.
  2. Jika entitas mengakumulasi imbalan untuk kepentingan sendiri, maka entitas mengukur pendapatan sebesar imbalan bruto yang dialokasikan ke pola penghargaan dan mengakui pendapatan pada saat pemenuhan kewajiban sehubungan dengan pola penghargaan.

Jika pada suatu saat biaya yang tidak dapat dihindari untuk memenuhi kewajiban dalam memberikan penghargaan diperkirakan akan melebihi imbalan yang diterima dan dapat di tangihkan, maka entitas mempunyai kontrak yang memberatkan.

TANGGAL EFEKTIF DAN KETENTUAN TRANSISI

Entitas menerapkan interpretasi ini untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011

Perubahan dalam kebijakan akuntansi dicatat sesuai PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan.

Footnote :

  • Insentif : tindakan menjadikan atau membuat suatu motivasi dan menyebarkannya secara massal.
  • Neto : menyiratkan nilai yang tersisa setelah memperhitungkan deduksi tertentu yang dipahami secara umum.
  • Bruto : berat kotor yaitu berat suatu barang beserta dengan tempatnya.
  • Nilai wajar : harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.

Sumber : Standar Akuntansi Keuangan (SAK), efektif per 2018, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Leave a Reply