Accounting Standar Resume (ISAK 15)

ISAK 15

PSAK 24 BATAS ASET IMBALAN PASTI, PERSYARATAN PENDANAAN MINIMUM, DAN INTERAKSINYA

PENDAHULUAN

PSAK 24: Imbalan Kerja paragraf 64 membatasi pengukuran aset imbalan pasti neto pada nilai yang lebih rendah antara surplus pada program imbalan pasti dan batas atas aset.

PSAK 24 paragraf 08 mendefinisikan batas atas aset sebagai nilai kini dari manfaat ekonomi yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana dari program atau pengurangan luran masa depan untuk program tersebut.

Pertanyaan muncul tentang :  kapan pengembalian dana atau pengurangan luran masa depan dianggap sebagal tersedia, terutama ketika terdapat persyaratan pendanaan minimum?

Jawab : Persyaratan pendanaan minimum terdapat di Indonesia, misalnya pengelolaan dana pensiun, untuk meningkatkan jaminan atas perjanjian imbalan pascakerja yang diberikan kepada anggota program Imbalan kerja. Persyaratan tersebut normalnya berupa penetapan jumlah minimum atau tingkat luran yang harus dilakukan selama periode tertentu. Oleh karena itu, persyaratan pendanaan minimum dapat membatasi kemampuan entitas untuk mengurangi luran masa depan.

persyaratan pendanaan minimum adalah setiap persyaratan untuk membiayai program imbalan pasti pascakerja atau program imbalan pasti jangka panjang lain.

Pembatasan atas pengukuran aset imbalan pasti dapat menyebabkan persyaratan pendanaan minimum menjadi sulit untuk dilaksanakan. Normalnya, persyaratan untuk melakukan luran kepada suatu program tidak akan mempengaruhi pengukuran aset atau liabilitas imbalan pasti.

ketika iuran dibayarkan kepada program akan menjadi aset program sehingga liabilitas neto tambahan adalah nol. Namun, persyaratan pendanaan minimum dapat menimbulkan liabilitas jika iuran yang disyaratkan tidak akan tersedia untuk entitas setelah dibayar.

Interpretasi ini berlaku untuk semua imbalan pasti pascakerja dan imbalan pasti jangka Panjang.

Permasalahan :

  1. kapan pengembalian atau pengurangan luran masa depan dianggap sebagai tersedia sesuai dengan definisi batas atas aset dalam PSAK 24: Imbalan Kerja paragraf 08?
  2. bagaimana persyaratan pendanaan minimum dapat mempengaruhi ketersediaan pengurangan luran masa depan?
  3. kapan persyaratan pendanaan minimum dapat menimbulkan liabilitas?

INTERPRETASI

Entitas menentukan ketersediaan pengembalian dana atau pengurangan luran masa depan sesuai dengan persyaratan dan ketentuan program dan persyaratan perundang undangan yang berlaku.

Manfaat ekonomik dalam bentuk pengembalian dana atau pengurangan iuran masa depan adalah tersedia jika entitas dapat merealisasikannya pada suatu titik waktu tertentu selama umur program atau ketika liabilitas diselesaikan

Manfaat ekonomik yang tersedia tidak bergantung pada bagaimana entitas bermaksud untuk menggunakan surplus. Entitas menentukan manfaat ekonomik maksimumyang tersedia dari pengembalian dana, pengurangan luran masa depan, atau kombinasi keduanya.*

Sesuai PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan, entitas mengungkapkan informasi tentang sumber utama ketidakpastian estimasi pada akhir periode pelaporan yang mengandung risiko signifikan penyebab timbulnya penyesuaian material atas jumlah tercatat aset neto atau liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan.

Pengembalian dana tersedia untuk entitas hanya jika entitas memiliki hak tanpa syarat atas pengembalian dana :

  1. selama umur program, tanpa mengasumsikan bahwa liabilitas program harus diselesaikan dalam rangka memperoleh pengembalian dana.
  2. dengan mengasumsikan penyelesaian liabilitas program secara bertahap dari waktu ke waktu sampai semua anggota telah meninggalkan program tersebut
  3. dengan mengasumsikan penyelesaian liabilitas program secara penuh dalam peristiwa tunggal yaitu sebagai penghentian program.

Jika hak entitas atas pengembalian dana dari surplus bergantung pada terjadi atau tidak terjadinya satu atau lebih peristiwa tidak pasti di masa depan yang tidak sepenuhnya berada dalam kendali entitas, maka entitas tidak memiliki hak tanpa syarat dan tidak mengakui aset

Entitas mengukur manfaat ekonomik yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana sebesar surplus pada akhir periode pelaporan dalam hal entitas memiliki hak untuk menerima pengembalian dana, dikurangi biaya terkait.

Dalam mengukur jumlah pengembalian dana yang tersedia ketika program dihentikan, entitas memasukan ke dalam program biaya untuk menyelesaikan liabilitas program dan pengembalian dana.

Jika jumlah pengembalian dana ditetapkan sebesar jumlah penuh atau proporsi dari surplus, dan bukan suatu jumlah tetap maka entitas tidak boleh membuat penyesuaian atas nilai waktu dari uang, meskipun pengembalian dana tersebut hanya dapat direalisasikan pada suatu tanggal di masa depan.

Jika tidak ada persyaratan pendanaan minimum untuk iuran yang terkait dengan jasa masa depan, maka manfaat ekonomik yang tersedia sebagai pengurang iuran masa depan adalah biaya jasa masa depan bagi entitas untuk setiap periode yang lebih pendek.

Entitas menentukan biaya jasa masa depan dengan menggunakan asumsi yang konsisten dengan yang digunakan untuk menentukan kewajiban imbalan pasti dan dengan keadaan pada akhir periode pelaporan.

Entitas menganalisis setiap persyaratan pendanaan minimum pada tanggal tertentu sebagai iuran yang diperlukan untuk menutup:

  1. setiap kekurangan untuk jasa dengan dasar pendanaan minimum; dan
  2. akrual masa depan atas manfaat

Iuran untuk menutupi kekurangan yang terjadi dengan dasar pendanaan minimum sehubungan dengan jasa yang sudah diterima tidak akan mempengaruhi iuran masa depan atas jasa masa depan. Iuran tersebut dapat menimbulkan liabilitas.

Jika terdapat persyaratan minimum untuk iuran yang terkait dengan jasa masa depan, maka manfaat ekonomik yang tersedia sebagai pengurang iuran masa depan adalah sebesar jumlah dari:

  1. setiap jumlah yang mengurangi iuran persyaratan pendanaan minimum masa depan untuk jasa masa depan karena entitas melakukan pembayaran dimuka
  2. estimasi biaya jasa masa depan dalam setiap periode

Entitas mengestimasi iuran pendanaan minimum masa depan yang diperlukan untuk jasa masa depan dengan mempertimbangkan dampak dari setiap kelebihan yang ada yang ditentukan dengan menggunakan dasar pendanaan minimum namun tidak termasuk pembayaran dimuka.

Ketika entitas menentukan jumlah, jika iuran pendanaan minimum masa depan yang diperlukan melebihi biaya pada setiap periode tertentu, kelebihan tersebut mengurangi jumlah manfaat ekonomik yang tersedia sebagai pengurang iuran masa depan.

Jika entitas mempunyai kewajiban membayar iuran berdasarkan persyaratan pendanaan minimum untuk menutupi kekurangan yang terjadi dengan dasar pendanaan minimum terkait dengan jasa yang telah diterima, maka entitas menentukan sebagai pengembalian atau pengurangan.

Sepanjang bahwa utang tidak akan tersedia setelah iuran dibayar, entitas mengakui liabilitas ketika kewajiban tersebut timbul.

TANGGAL EFEKTIF

Entitas menerapkan interpretasi ini untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2015

KETENTUAN TRANSISI

Entitas menerapkan Interpretasi ini sejak awal periode sajian pertama dalam laporan keuangan pertama di mana Interpretasi ini diterapkan.

Entitas menerapkan revisi dari awal periode komparatif paling awal yang disajikan dalam laporan keuangan pertama entitas menerapkan Interpretasi ini.

Notes :

* pengembalian tidak boleh bersamaan dengan pengembalian

Footnote :

Aset neto : sumber daya yang pembatasan penggunaannya dipertahankan secara permanen.

Akrual : suatu metode akuntansi di mana penerimaan dan pengeluaran diakui atau dicatat ketika transaksi terjadi, bukan ketika uang kas untuk transaksi-transaksi tersebut diterima atau dibayarkan.

Sumber : Standar Akuntansi Keuangan (SAK), efektif per 2018, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Leave a Reply