Pengukuran Pendapatan

            Pada umumnya, imbalan tersebut berbentuk kas atau setara kas dan jumlah pendapatan adalah jumlah kas atau setara kas yang diterima atau dapat diterima. Akan tetapi, jika arus masuk dari kas atau setara kas ditangguhkan, maka nilai wajar dari imbalan tersebut mungkin kurang dari jumlah nominal kas yang diterima atau dapat diterima. Sebagai contoh entitas dapat memberikan kredit kepada pembeli atau menerima wesel tagih dari pembeli dengan suku bunga di bawah pasar sebagai imbalan dari penjualan barang. Perjanjian tersebut merupakan transaksi keuangan, maka nilai wajar ditentukan dengan suku bunga tersirat (imputed). Suku bunga tersirat yang digunakan antara lain :

  • Suku bunga yang berlaku bagi instrumen serupa dari penerbit dengan penilaian kredit yang sama
  • Suku bunga yang mendiskonto nilai nominal instrumen tersebut ke harga jual tunai saat ini dari barang atau jasa

Pengidentifikasian Transaksi

Kriteria pengakuan dalam pernyaaan ini biasanya diterapkan secara terpisah pada setiap transaksi. Akan tetapi, dalam keadaan tertentu adalah perlu untuk menerapkan kriteria pengakuan tersebut pada komponen-kompenen yang dapat diidentifikasikan secara terpisah dari suatu transaksi tunggal, agar mencerminkan substansi dari transaksi berikut. Contohnya, jika harga penjualan dari suatu produk termasuk jumlah yang dapat diidentifikasi untuk jasa berikutnya, maka jumlah tersebut ditangguhkan dan diakui sebagi pendapatan selama periode jasa tersebut dilaksanakan.

Penjualan Barang

Pendapatan dari penjualan barang diakui jika seluruh kondisi berikut dipenuhi:

  • Entitas telah memindahkan risiko dan manfaat kepemilikan barang secara signifikan kepada pembeli
  • Entitas tidak lagi melanjutkan pengelolaan yang biasanya terkait dengan kepemilikan atas barang ataupun melakukan pengendalian efektif atas barang yang dijual
  • Kemungkikanan besar manfaat ekonomik yan terkait dengan transaksi tersebut akan mengalirr ke entitas
  • Biaya yang terjadi atau akan terjadi sehubungan transaksi penjualan tersebut dapat diukur secara andal

Penentuan kapan entitas telah memindahkan risiko dan manfaat kepemilikan secara signifikan kepada pembeli memerlukan pengujian atas keadaan transaksi tersebut.

Jika entitas menahan risiko signifikan dari kepemilikan, maka transaksi tersebut bukanlah penjualan dan pendapatan tidak diakui.

Pendapatan diakui hanya jika kemungkinan besar manfaat ekonomik sehubungan dengan transaksi tersebut akan mengalir ke entitas. Dalam beberapa kasus kemungkinan hal itu terjadi sangatlah kecil sampai imbalan diterima.

 

Sumber : Standar Akuntansi Keuangan per Efektif 1 Januari 2015 – Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI)

 

#VIVAHMJA
#HMJA2018
#BergerakBersama
#BidangPenalarandanKeilmuan

 

Leave a Reply