Manfaat  Program “Yuk Nabung Saham”

 

Apa yang dimaksud dengan yuk nabung saham ?

Tahukah Kita saat menabung sudah tidak hanya di bank, tetapi juga menabung di saham. Apa saja keuntungan nabung saham? Kata saham menjadi salah satu kata yang menyeramkan bagi sebagian besar orang. Beberapa waktu yang lalu Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenalkan sebuah program yang disebut dengan Nabung Saham. BEI mengajak masyarakat untuk berinvestasi saham secara rutin dan berkala.

Saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan. Jadi jika kita membeli dan memiliki saham PT. Bank Central Asia, Tbk. (BBCA), maka kita dapat menjadi pemilik perusahaan BCA. Namun tidak semua perusahaan bisa Kita miliki sahamnya. Hanya saham di perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan yang tercatat dalam BEI disebut dengan Perusahaan Tercatat / Emiten.

 

Mengapa perlu nabung saham ?

Kenapa sih harus nabung saham ? Tentunya sebagai makhluk ekonomi, manusia memiliki proyeksi masa depan yang tidak dapat dicapai jika hanya bergantung dari pendapatan bulanan. Beberapa manfaat diantaranya :

 

  • Melawan inflasi

Kenaikan harga secara umum dan terus menerus sehingga nilai uang terus menurun. So, kalahkan inflasi dengan investasi.

  • Menyelamatkan masa depan

Sedini mungkin kita menyisihkan dana untuk berinvestasi, masa depan kita akan semakin terencana dengan adanya kemampuan finansial yang matang.

  • Meraih mimpi

Jika hanya mengandalkan tabungan di bank, bunganya tidak akan cukup untuk melawan inflasi.

 

Apa yang dimaksud Pasar Modal ?

Produk keuangan bernama saham, adalah produk pasar modal. Pasar Modal adalah pasar alias tempat bertemunya pembeli dan penjual. Pembeli disini adalah orang-orang yang membutuhkan saran investasi produk keuangan (sering juga disebut investor). Penjual adalah orang-orang yang membutuhkan dana jangka panjang.

Bursa Efek Indonesia adalah tempat yang mewadahi para pelaku saham untuk melakukan aktivitas perdagangan atau memperjual belikan saham. BEI adalah tempat para pihak melakukan transaksi. Di Indonesia hanya satu pasarnya yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.

 

Siapakah yang Dimaksud Perusahaan Sekuritas?

Perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang telah mendapatkan izin dari Pengawas Pasar Modal untuk melakukan penjaminan emisi efek, perantara perdagangan efek atau manajer investasi atau kegiatan lainnya. Perusahaan sekuritas bertindak sebagai perantara atau broker perdagangan saham antara investor dengan Bursa Efek Indonesia. Berikut daftar perusahaan sekuritas yang menjadi partner Yuk Nabung Saham:

 

Apa Keuntungan Nabung Saham?

Berikut ini adalah keuntungan yang didapat jika menabung saham :

  1. Mendapatkan capital gain atau keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli.
  2. Mendapatkan dividen atau pembagian keuntungan perusahaan.

Selain keuntungan, juga ada potensi kerugiannya, yaitu:

  1. Capital lossatau penurunan harga saham. Risiko ini terjadi jika harga jual lebih kecil dibandingkan dengan harga beli.
  2. Risiko likuidasi jika ternyata Kita membeli saham sebuah perusahaan, dan perusahaan tersebut bangkrut.

 

Bagaimana Simulasi Perdagangan Saham di Indonesia ?

Jika kita ingin membeli saham, maka kita perlu mengenal satuan yang digunakan. Satuan yang kita gunakan untuk investasi saham adalah Lot. 1 lot nilainya adalah 100 lembar.

Setiap pembelian saham, kita harus menyiapkan dana sesuai dengan harga saham plus fee untuk perusahaan sekuritas. Fee tersebut disebut dengan istilah fee broker.

Contoh ilustrasi pembelian saham perusahaan:

Pada bulan 27 Juni 2016, Pak Ronald membeli saham PT. Bank Central Asia Tbk (BBCA), dengan

  • Harga saham : Rp 12.800
  • Fee broker 0,3%
  • Jumlah lot = 2 lot

Maka total dana untuk membeli saham adalah

Harga Beli 2 x 100 x 12.800 2.560.000
Fee Broker 0,3 % x 2.560.000 7.680
Total   2.567.680

 

Ketika kita akan melakukan penjualan saham, kita akan mendapatkan hasil sebesar nilai sesuai harga jual saham dikurangi fee broker dan PPh (0,1%). Contoh Pak Ronald pada tanggal 5 Oktober 2016 menjual saham tersebut

Maka total dana yang didapat adalah

Harga Jual 2 x 100 x 15.800 3.160.000
Fee Broker 0,3 % x 2.560.000 9.480
Pajak 0,1 % x 3.160.000 3.160
Total Biaya   3.147.360

 

 

Jadi keuntungan Pak Ronald adalah

Total Jual 3.147.360
Total Beli 2.567.680
Keuntungan 579.680
Total Biaya 22,58 %

 

Wah ternyata transaksi jual beli saham tidak terlalu rumit bukan? Tantangan dalam transaksi atau perdagangan saham adalah:

  1. Beli saham apa?
  2. Beli diharga berapa?
  3. Jula di harga berapa?

 

Bagaimana  Cara  Memulai  Nabung  Saham?

Berikut ini enam langkah yang harus Kita lakukan untuk mulai nabung saham:

  1. Buka rekening efek
  2. Tentukan nominal dana yang disediakan untuk nabung saham
  3. Tentukan saham yang ingin ditabung
  4. Setor dana secara rutin setiap periode
  5. Beli saham secara rutin setiap periode
  6. Mulai menabung saham

Apakah proses pembukaan rekening efek rumit? Jawabannya tidak. Kita hanya cukup datang ke perusahaan sekuritas dan mengisi formulir pembukaan rekening efek. Perusahaan sekuritas akan memproses data Kita dan setelah diproses rekening Kita akan aktif. Setelah rekening efek Kita aktif, Kita bisa langsung mentransfer dana ke rekening untuk melakukan transaksi (beli dan jual saham).

Dokumen-dokumen yang perlu Kita siapkan saat membuka rekening efek adalah:

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi NPWP (jika tidak ada, Kita dapat melampirkan NPWP orang tua atau suami)
  3. Fotokopi halaman depan buku tabungan
  4. Materai 6 ribu sebanyak 2 buah


Berapa Dana yang Dibutuhkan untuk  Mulai Nabung Saham?

Program yuk nabung saham ini dapat dimulai dengan dana yang ringan yaitu Rp 100.000 per bulan. Bayangkan dengan uang sebesar Rp 100.000 per bulan, Kita sudah bisa membeli saham perusahaan yang nantinya akan bertambah tanpa batas apabila saham yang kita beli sangat prospektif kedepan, sehingga pundi-pundi keuangan kita pun akan bertambah.

Last but not least …

Jadi tidak ada alasan lagi bagi kita untuk memulai nabung saham dari sekarang, semakin dini kita memulai maka kesempatan untuk mendapatkan keuntungan akan semakin dekat, begitu juga sebaliknya. Janganlah kita hanya menjadi Pengamat, namun tunjukan aksi nyata dengan menjadi Pelakunya.

 

Sumber Referensi :

Website resmi Bursa Efek Indonesia : yuknabungsaham.idx.co.id

 

Ditulis oleh: Willy Aji Pangestu (Akuntansi 2017)

 

#VIVAHMJA
#HMJA2018
#BergerakBersama
#BidangPengabdianMasyarakat

 

Leave a Reply